Universitas Terbuka (UT)
adalah perguruan tinggi negeri (PTN) yang menyelenggarakan pendidikan melalui
sistem terbuka dan jarak jauh. UT diresmikan sebagai PTN ke-45, berdasarkan
Surat Keputusan Presiden RI Nomor 41 Tahun1984.
Istilah “ terbuka” dalam
sistem pendidikan UT, mengandung makna bahwa setiap orang dapat menjadi
mahasiswa UT tanpa ada pembatasan, baik tahun kelulusan ijazah SLTA, batasan
usia, maupun tempat tinggal. Istilah jarak jauh mengandung pengertian adanya “jarak” antara yang pembelajar dan pebelajar.
“jarak” ini dijembatani dengan media yang khusus dikembangkan untuk belajar
jarak jauh.
UT telah memperoleh
Sertifikat Kualitas dan Akreditasi Internasional dari International Council for
Open and Distance Education/ICDE Standards Agency (ISA) pada 12 Agustus 2005. Pada 14 Naret 2006, UT
berhasil pula mendapat Sertifikat ISO 9001:2000 untuk Layanan Bahan Ajar. Pada 4 September 2007, UT memperoleh
sertifikat ISO 9001:2000 bidang Pengembangan Bahan Ajar dan Bahan Ujian. Pada
2007 dan 2008 UT telah memperoleh ISO Sistem Managemen untuk 23 UPBBJ-UT.
Sementara tahun 2008 UT memperoleh ISO bidang Layanan Administrasi Akademik,
serta ISO bidang Manajemen Promosi dan Kerja Sama.
B.
Visi dan
Misi Universitas Terbuka
VISI :
Pada tahun 2021, UT menjadi
institusi PTTJJ berkualitas dunia dalam menghasilkan produk
pendidikan tinggi dan dalam penyelenggaraan, pengembangan, dan penyebaran
informasi PTTJJ.
MISI :
Melalui Keppres Nomor 41 Tahun 1984, pada prinsipnya masih tetap menjadi
misi utama UT. Namun, selaras dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan
perkembangan lingkungan strategis, rumusan misi UT disempurnakan menjadi
sebagai berikut :
1.
Menyediakan
akses pendidikan tinggi yang berkualitas dunia bagi semua lapisan masyarakat
melalui penyelenggaraan berbagai program PTTJJ.
2.
Mengkaji
dan mengembangkan sistem PTTJJ
3.
Memanfaatkan
dan mendiseminasikan hasil kajian keilmuan dan kelembagaan untuk menjawab
tantangan kebutuhan pembangunan Nasional.
C.
Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ)
Unit
pelaksana teknis di daerah. Adapun fungsi dan tugas UPBJJ-UT adalah
sebagai tempat mahasiswa untuk melakukan kegiatan administratif akademik dan
kegiatan akademik. Untuk kegiatan sehari-hari, UPBJJ-UT mempunyai tugas
penyelenggaraan pelayanan belajar jarak jauh.
D.
Mahasiswa UT
Tidak ada syarat masuk bagi mahasiswa, mahasiswa
tidak diberi batasan baik umur, tempat tinggal atau tahun kelulusan. Namun
khusus untuk jurusan keguruan mahasiswa yang diterima hanya mahasiswa yang
sudah menjadi dosen atau guru, karena dalam jurusan keguruan ada kegiatan
praktek mengajar. Ada 13 ribu mahasiswa UT Yogyakarta.
E.
Model Komunikasi UT
Model
komunikasi Universitas Terbuka Yogyakarta ini kebanyakan menggunakan
model komunikasi satu arah yaitu menggunakan sarana modul. Modul tersebut
didesain untuk belajar mandiri sehingga dalam penyusunan modul ini perlu
mempertimbangkan berbagai aspek seperti kelengkapan isi materi, keinteraktifan
modul.
F.
Bantuan Belajar
UT
menyediakan 4 jenis bantuan belajar yaitu :
1. Materi suplemen (materi tambahan)
2. Modul online
3. Tutorial online
4. Tutorial tatap muka
G.
Sistem Pembelajaran
UT
1.
Mandiri
·
Mahasiswa belajar secara mandiri dengan
menggunakan modul cetak. Modul ini tidak disediakan oleh UT karena UT sendiri
tidak menyediakan barang atau sarana akademik namun bank yang mengurus
semuanya. Sehingga apabila mahasiswa ingin memperoleh modul maka mahasiswa
tersebut memesan melalui toko buku online yang ada disitus web Universitas
Terbuka
·
Mahasiswa juga dapat belajar dengan menggunakan
modul online yang tersedia di web UT atau sumber-sumber belajar lain yang dapat
diperoleh di internet.
2.
Tutorial
Tutor
atau fasilitator bertugas membantu mahasiswa jika mahasiswa mengalami kesulitan
dalam mempelajari modul.
Syarat
menjadi tutor adalah dosen perguruan tinggi dengan minimal S1 atau praktisi
minimal sudah bekerja 5 tahun dan minimal S2
Terdapat
dua jenis tutor yaitu :
·
Tutor tatap muka
Tutor tatap muka ini tutor yang langsung
bertemu dengan mahasiswa tanpa terpisah jarak, sehingga tutor wajib menguasai
isi modul dari awal sampai akhir karena dalam pertemuan ini mahasiswa bebas
bertanya menganai isi modul. Kegiatan tutor tatap muka ini terjadwal sebanyak
8x sebulan dan dilakukan setiap hari sabtu dan minggu dengan penggunaan waktu
pada hari sabtu dari pukul 13.00 sampai sore dan hari minggu dari pagi-sore.
Tugas diberikan setiap pertemuan ke 3, 5 dan 7
melalui tugas itu diperoleh nilai, setiap kegiatan mahasiswa berkontribusi
dalam pemberian nilai baik dalam kegiatan diskusi, menjawab peranyaan, bertanya
dll. Kegiatan tatap muka memberi kontribusi sebanayak 50% pada nilai.
·
Tutor online
Tutor online ditunjuk langsung oleh fakultas
pusat yang ada di Jakarta, sehingga tutor ini hanya orang yang ahli dibidang
TI, tutor ini juga diberi pelatihan peningkatan kemampuan tutor online.
Mahasiswa dapat melakukan tanya jawab melalui
forum diskusi yang ada di web UT. Sama seperti tutorial tatap muka tutorial
online memberi kontribusi nilai 30% bagi mahasiswa yang aktif.
·
Perbedaan tutor online dan tutor tatap muka
adalah pada proses pembuatan Satuan Aktivitas Tutorial (SAT) yang terdiri dari
8 inisiasi. Pada pembuatan tugas dan panduan dalam tutorial.
·
Selain itu UT juga menyediakan tutorial melalui
radio dan televisi, UT bekerjasama dengan beberapa stasiun TV pendidikan guna
memberikan tambahan materi bagi mahasiswa.
3.
Ujian Akhir Semester
Ujian
akhir dilakukan pada hari minggu, karena UT tidak memiliki ruang kelas maka
ruang kelas menggunakan sekolah-sekolah terdekat dari jangkauan mahasiswa
seperti SMA 1 Magelang, SMA 1 Piri. Satu ruang di isi oleh 20 mahasiswa dengan
1 pengawas dengan bentuk soal kebanyakan multiplechoise.
Ada
nilai hukuman E bagi mahasiswa yang ketahuan ada 10% jawaban sama dan tidak ada
sistem ujian susulan sehingga mahasiswa yang tidak mengikuti ujian akhir wajib
mengulang 1 semester.
H.
Fasilitas
Universitas Terbuka
1.
Perpustakaan Digital
Di dalam
perpustakaan digital mahasiswa dapat mencari sumber belajar yang dibutuhkannya,
mahasiswa dapat membaca modul, buku maupun jurnal namun tidak dapat mengopinya
sehingga tidak ada plagiatisme.
2.
Teleconference
Kegiatan
teleconference ini dijadwal oleh fakultas pusat sehingga sebelum ada kegiatan
presentasi melalui teleconference jauh-jauh hari mahasiswa diberi pengumuman
untuk dikumpulkan.
I.
Peran
Dosen
1.
Dosen yang membuat isi modul cetak dan modul
noncetak (modul yang dilengkapi suplemen dalam bentuk multimedia)
2.
Dosen memberi motivasi pada mahasiswa dengan
menggunakan sarana Orientasi Studi Baru (OSB) OSB itu semacam OSPEK.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar